Kidung Dumateng Para Sesujud—Bukit Rhema merupakan karya tematik yang mengangkat isu pemaknaan spiritualitas para pemeluk. Hubungan antarmanusia kerap melahirkan pergumulan atas perbedaan kepemelukan, kadang acap bertumpang tindih dalam kehidupan sosialnya. Kebenaran menjadi tunggal, ketunggalan yang dipaksa menjadi jamak: mengantar manusia dalam situasi campur baur dan mengantar kita menuju harmoni di antara batas ambang nilai dan kenyataan.
Bangunan di atas bukit di desa Kembanglimus yang berada di daerah perbukitan Borobudur-Magelang ini telah menjadi salah satu tanda persilangan atas hubungan nilai antarpemeluk. Situs rumah doa yang telah lama ditinggalkan, kini telah menjadi memori dan imaji sebuah harapan dari perjuangan para pemeluk. Demikianlah karya ini dibuat berdasarkan situs spesifik Bukit Rhema Gereja Ayam.
Karya ini diciptakan secara kolaboratif oleh
Antirender Amarawati Ayuningtyas Dayu Prismawati Dian Mayangsari Dina Triastuti Ferial Afiff Laila Putri Leonardus Wahyu Dewala Nita Utami Redik Brasiano Shohifur Ridho'i Tamara Pertamina Theodorus Christanto X-CODE films Yolandri Simanjuntak.
Foto merupakan dokumentasi penonton/ kolega dari Ferial Afiff | Video teaser oleh X-Code films